OMI 2025: MIN 2 Kotabaru Siap Bertanding di Ajang Sains Nasional, Hadapi Ujian Berbasis Komputer

KOTABARU – Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 resmi digelar oleh Kementerian Agama RI. Ajang kompetisi sains dan riset terintegrasi nilai-nilai Islam ini mengusung tema “Islam dan Teknologi Digital: Inovasi Sains untuk Generasi Indonesia Maju”. Untuk pertama kalinya, olimpiade skala nasional ini menyatukan peserta dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Tsanawiyah (MTs), dan Aliyah (MA) dalam satu platform yang sama.

MIN 2 Kotabau turut serta mengirimkan enam delegasi terbaiknya. Tiga siswa akan berlomba di bidang IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) dan tiga lainnya di bidang Matematika. Mereka adalah Cahaya Aqilah Ramadhani, Muhammad Zein Ramadhan, Yuanitasari, Muhammad Fauzan Faiq, Ali Nirwan, dan Muhammad Abid Asrofi.

Untuk saat ini server OMI tidak bisa menampung jumlah siswa yang membludak. Olehnya itu tim pengembang akan memindahkan ke server yang lebih besar lagi dan akan membutuhkan waktu,” kata Admin Kabupaten, Bu Hairani Jamil, mengumumkan penundaan sesi uji coba yang sedianya digelar 6-8 September.

Menanggapi hal tersebut, panitia pusat telah menyiapkan link alternatif untuk mengunduh aplikasi Computer Based Test (CBT) dan menyediakan latihan soal online guna memastikan peserta dapat beradaptasi dengan sistem ujian.

Ujian tingkat kabupaten/kota akan dilaksanakan secara serentak pada Rabu, 10 September 2025 di MTs Raudhatul Ulum. Para peserta diingatkan untuk mematuhi semua ketentuan teknis, termasuk menggunakan perangkat dengan spesifikasi minimal yang telah ditetapkan.

Silahkan istirahat dan menunggu link uji coba,” pesan Admin Kabupaten melalui pengumuman resmi, menenangkan para peserta yang sedang bersiap.

Meski diwarnai tantangan teknis di awal, semangat keenam siswa MIN 2 Kotabaru dan ribuan peserta lainnya di seluruh Indonesia tak surut. Mereka siap menjajal kemampuan untuk melangkah ke tingkat provinsi hingga nasional, memperebutkan medali dan kesempatan menjadi duta sains Indonesia yang unggul dan berakhlak mulia.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top